Jumat, 18 April 2014

facebookTwittergoogle pluslinkedin

Puskesmas Biaro Resmi Jadi Intitusi Penerima Wajib Lapor

Agam – Komapost, Puskesmas Biaro Kabupaten Agam, menjadi salah satu daftar Institusi Penerima Wajib Lapor (IPWL) di Sumatera Barat dari Kementrian Kesehatan Republik Indonesia.

"Kita sangat bangga dan puas, karena keberadaan Puskesmas Biaro yang selama ini sudah menjalankan fungsinya sebagai Puskesmas Narkoba di Kabupaten Agam dan mendapat pengakuan dari Kementerian Kesehatan RI," kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Agam Dr. Indra MPPM, Senin (17/12).

Kata dia, selama ini Puskesmas Biaro telah turut serta menekan angka pengguna narkoba di wilayah Kabupaten Agam dan sekitarnya. 

"Hal tersebut terbukti dengan telah keluarnya Surat Keputusan Menteri Kesehatan RI No. 218/Menkes/VII/2012, untuk  Puskesmas Biaro masuk sebagai salah satu daftar  IPWL di Sumatera Barat," katanya.

Dengan adanya Institusi Penerima Wajib Lapor ini akan lebih memudahkan untuk bisa mengawasi para pencandu Narkoba khususnya di wilayah Kabupaten Agam dan sekitarnya.

Diisi lain, kecanduan narkotika merupakan penyakit ketergantungan pada otak sehingga proses penyembuhannya memakan waktu lama. Untuk menjalankan fungsinya ini, baik dokter, perawat maupun psikolog di Puskesmas Biaro telah mendapatkan pembekalan ilmu melalui training yang diberikan oleh BNN.

Untuk itu, pihaknya juga mengingatkan bahwa keberadaan Puskesmas Biaro sebagai  institusi penerima wajib lapor bukan berarti kita melindungi para penyalahguna NAPZA, 

"Kita berusaha memberikan upaya perlindungan hukum dan perlindungan sosial  terhadap warga negara dan bagian atau anggota dari sistem sosial yang saling mempengaruhi," terangnya. (ad)